Selasa, 15 Januari 2019

Panser Badak Pindad

Panser Badak Pindad 

Panser Badak

Produk dari PT Pindad berupa Panser 6x6 dengan Kanon 90 mm ini diberi nama sesuai dengan salah satu hewan endemik di negara kita, yaitu “BADAK”. Nama tersebut ternyata diberikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) saat meninjau pameran persenjataan internasional 2014 (Indo-Defence) di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.  Panser Badak merupakan varian baru dari keluarga Ranpur 6x6 PT Pindad (Persero) yang dibuat berdasarkan kebutuhan TNI khususnya satuan kavaleri. Kendaraan ini dilengkapi dengan two-man turret CSE90LP dengan laras Cockerill Mk. III kaliber 90mm buatan CMI Defence Belgia dengan senapan mesin (koaksial) kaliber 7.62 mm buatan Pindad untuk daya gempur maksimal.

Untuk memenuhi standar NATO STANAG 4569 Level III, Pabrikan senjata dalam negeri ini melengkapi Badak dengan baju zirah rangkap (add-on) yang mampu menahan impak peluru 7,62x51mm AP (Armor Piercing) standar NATO dari jarak 30 meter. Untuk versi yang baru, kendaraan tempur ini mampu menahan terjangan peluru kaliber 12,7 dan 14,5 mm serta tahan terhadap hantaman serpihan munisi artileri.  Selain itu, kendaraan yang sudah muai diproduksi ini diklaim mampu menahan ranjau darat dibawah 6 kg TNT

Panser yang memiliki dimensi panjang 6 m, lebar 2,5 m dan tinggi plus turret 2,9 m ini memiliki berat hingga 14 ton. Dengan menggunakan mesin diesel penggerak 6×6, dari Renault, yaitu Diesel Inline 6 silinder Tubo Charger Intercooler berkapasitas 10.800 cc menjadikan kendaraan yang diklaim mampu menyaingin varian kendaraan sejenis dari negara-negara lain ini bisa menghasilkan tenaga sebesar 340 horsepower  maksimum 90 km/jam di permukaan datar dan keras serta jangkauan operasi hingga 600 km. Sistem transmisi dari Badak sendiri menggunakan transmisi otomatis 6-percepatan

Untuk menghadapi medan yang ekstrem, PT Pindad menggunakan Independent Double Wisbone tanpa Spring yang ditunjang dengan ban Runflat 1100-R22,5 sehingga mampu berjalan dalam keadaan tanpa angin hingga sejauh 80 kilometer pada kecepatan tertentu.
Untuk mengendalikan kendaraan tersebut, pengemudi ditempatkan di sebelah kanan depan yang di beri fasilitas tiga buah periskop panoramik serta kamera di sisi belakang yang terhubung ke display di depannya. Di tengah kendaraan terpasang kubah CSE90LP, dimana) komandan duduk di sebelah kiri, dan juru tembak duduk di sebelah kanan. Untuk mendukung tugasnya agar maksimal, Komandan di fasilitasi dengan lima periskop prisma dan satu periskop besar hadap depan, sementara juru tembak memiliki empat periskop dan satu periskop bidik besar yang bisa dilengkapi dengan beragam sistem mulai dari kamera pandang malam, kamera termal, sampai dengan kamera infra merah.

Spesifikasi Teknis Panser Badak 
Dimensi (pxlxt) : 6×2,5×2,9m
Wheelbase : 1,5m
Bobot : 11 ton
Power to weight ratio : 22,85-29hp/ ton
Ground clearance : 400mm
Max speed : 90km/ jam
Sudut tanjakan : 60o
Sudut kemiringan : 30o
Arung air : 1m
Halangan parit : max. 0,75m
Radius putar : 10m
Jarak tempuh : 600km
Mesin : Diesel inline turbocharger intercooler 6 silinder daya 320hp dengan transmisi otomatis 6 maju dan 1 mundur. Senjata :   kanon 90mm rifled dan koaksial 7,62mm, Pintle mount 7,62mm, Smoke discharger 66mm
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Support