Berita Militer

www.bacaanmiliter.blogspot.com

Berita Militer

www.bacaanmiliter.blogspot.com

Info Militer

www.bacaanmiliter.blogspot.com

Dunia Militer

www.bacaanmiliter.blogspot.com

Cerita Militer

www.bacaanmiliter.blogspot.com

Senin, 02 September 2019

Rusia Kembangkan Radar Terbang Pembunuh Stealth

Rusia Kembangkan Radar Terbang Pembunuh Stealth


A100 Ilyushin Il-76MD-90A
Seiring dengan kemajuan teknologi pesawat tempur dunia, kebutuhan akan pesawat peringatan dini dan kontrol udara/ airborne early warning and control  (AEW & C) menjadi sangat vital.  Salah satu radar terbang berbasis AEW & C yang paling disegani di dunia adalah radar A-100  buatan Rusia. Radar dengan desain radome berupa ‘piringan’ yang berputar ini disematkan pada pesawat angkut berat Ilyushin Il-76MD-90A (Beriev A-100).

Rusia telah memulai uji coba penerbangan pendahuluan dari pesawat peringatan dini dan kontrol udara (AEW&C) A-100 pada Februari 2019 lalu.  Uji coba tersebut dilakukan 15 bulan penerbangan perdana prototipe pada akhir 2017 dan menjadi  prasyarat terakhir sebelum awal program uji coba penerbangan komprehensif platform AEW & C yang dimodernisasi.

A-100  didasarkan pada radar array yang dipindai secara elektronik aktif (AESA) dan badan pesawat Il-76MD-90A yang ditingkatkan, berbeda dengan array yang dipindai secara elektronik pasif E-3 (PESA).  Kemampuan yang dimiliki radar ini yaitu dapat mendeteksi target di udara hingga 600 km dan kapal ke 400 km dengan memberikan peningkatan dramatis atas 'Andalan' A-50 yang dilengkapi dengan radar yang dipindai secara mekanis. Media pemerintah juga mengklaim radar pesawat ini mampu mendeteksi pesawat tempur F-22 dan F-35 Stealth.

Perpindahan ke airframe Il-76MD-90A akan memberikan keuntungan dari avionik baru (mengurangi beban kerja kru) dan meningkatkan efisiensi bahan bakar (lebih murah untuk beroperasi, dan dengan peningkatan waktu di stasiun). A-100 juga akan menampilkan kokpit 'kaca' digital, serta sistem modern lainnya.

Radar AEW&C A-100 sendiri baru akan digunakan oleh AU Rusia pada tahun 2020. Nah, selain dibangun dari platform pesawat angkut Ilyushin Il-76, rupanya adopsi radar AEW&C A-100 juga dicanangkan untuk penempatan di platform pesawat jet angkut twin engine Tupoleve Tu-214. Dikutip dari janes.com (8/5/2019), Kementerian Pertahanan Rusia dikabarkan tengah menyetujui proyek adopsi radar tersebut di Tu-214.

Sampai saat ini A-100 masih dalam status uji coba di Chkalov State Flight Test Centre yang berlokasi di Akhtubinsk. A-100 merupakan radar dengan teknologi APAR (Active Phased Array Radar). Array akan berputar setiap 5 detik, sehingga meningkatkan kemampuan radar untuk melacak target yang bergerak cepat.

Adopsi radar AEW&C pada platform pesawat jet twin engine diperkirakan untuk meningkatkan kinerja dan efisensi biaya operasional. Tu-214 dengan mesin 2x Aviadvigatel PS-90A2 sanggup melesatkan pesawat dengan kecepatan 900 kilometer per jam, dan jangkauan terbang hingga 5.000 kilometer dengan payload sedang. Sebaliknya, penggunaan Ilyushin Il-76 meski punya keunggulan jarak terbang dan endurance, tapi dengan empat mesin jet akan lebih besar dalam biaya operasional.

Share:

Jumat, 30 Agustus 2019

AS Luncurkan Komando Militer Luar Angkasa

AS Luncurkan Komando Militer Luar Angkasa


SpaceCom
Perang luar angkasa agaknya akan menjadi tren pertahanan keamanan di dunia. Negara-negara adidaya dunia mulai berlomba-lomba membentuk komando militer luar angkasa untuk menunjukkan kekuatan militer mereka. 

Demi memenangi persaingan dalam dunia militer luar angkasa, Amerika Serikat tidak mau kalah.  Untuk menghadapi dominasi China dan Rusia, negara Paman Sam akhirnya mengumumkan peluncuran komando militer untuk medan luar angkasa. Peluncurannya sendiri dilakukan oleh Presiden Donald Trump di Gedung Putih, Kamis (29/8/2019).

. "Ini adalah hari bersejarah, hari yang bakal dikenang di mana wilayah dan keamanan Amerika dijamin dari luar angkasa. SpaceCom akan menjamin dominasi AS di luar angkasa yang tentu saja tidak terbantahkan," jelas Trump sebagaimana dirilis dari AFP.

Keberadaan komando luar angkasa tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan AS dalam memanfaatkan peran satelit dan pesawat untuk pertahanan militer mereka. Dan selanjutnya akan merambah ke peralatan militer lainnya agar mereka tidak terkalahkan dalam konsep peperangan modern.  Fungsi dari komando itu akan sama seperti Komando Pusat yang membawahi teater Timur Tengah, maupun Komando Pasifik yang fokus kepada pertahanan Pasifik Barat serta Asia. Sementara AS sebenarnya sudah mempunyai Angkatan Udara, keberadaan SpaceCom akan memperkuat fungsi mereka, dan meningkatkan sistem terspesialisasi dan pelatihan luar angkasa. 

Salah satu hal yang melatarbelakangi peluncuran pusat komando tersebut juga karena adanya potensi ancaman yang terus meningkat bagi negara Amerika Serikat. Negara-negara yang menjadi saingan mereka, kini sudah mulai mempersenjatai orbit dengan senjata termutakhir. Senjata itu menyasar satelit yang bisa mengganggu baik operasi tempur maupun kehidupan sipil.

"Kemerdekaan di luar angkasa juga ditentukan bagaimana mendeteksi dan menghancurkan rudal yang mengancam AS," Jelas Trump sebagaimana dirilis dari Kompas. 

Untuk mengepalai Komando Luar Angkasa SpaceCom, ditunjuk Jenderal Udara John Raymond. Dalam kesempatan tersebut, Raymond juga menyampaikan bahwa China dan Rusia sudah berinvestasi besar untuk menghapus keunggulan Washington. Tantangan itu beragam mulai dari upaya mengacak gelombang komunikasi dan GPS, hingga Beijing menguji coba rudal yang bisa menghantam satelit AS 2007 silam.

Peluncuran Komando luar angkasa ini sebenarya tidak dilaksanakan dengan mendadak, tapi melalui berbagai rangkaian kegiatan yang dilakukan semenjaki beberapa saat yang lalu. Tahun lalu, Pentagon merilis Komando Siber (CyberCom) sebagai benteng pertahanan dari serangan daring dan merambah teater tempur yang terbilang unik itu. Pada bulan  Juni 2018, Presiden AS Donald Trump  memerintahkan Pentagon untuk mengkaji pembentukan cabang militer baru, Pasukan Luar Angkasa. Pasukan itu bakal berfungsi sama seperti kelima cabang militer lain yang telah dimiliki oleh AS. Yakni Army (AD), Navy (AL), Air Force (AU), Marines (Marinir), dan Coast Guard (Penjaga Pantai). Dalam pernyataannya, Trump menyebut setelah pembentukan SpaceCom, mereka akan fokus membangun Pasukan Luar Angkasa AS sebagai cabang keenam negara adidaya tersebut.

"Space Force, demikian nama itu dikenal, akan diatur, dilatih, dan dipersiapkan mendukung misi yang dijalankan oleh SpaceCom," tegas presiden ke-45 AS itu. Namun, keputusan untuk membentuk cabang baru harus mendapat persetujuan Kongres.






Share:

Kamis, 15 Agustus 2019

Kemampuan F-35 Jet Tempur Andalan AS

Kemampuan F-35 Jet Tempur Andalan AS


F-35
Sampai awal 2020 ini, jet tempur F-35 menjadi salah satu monster udara paling banyak dibicarakan. F-35 Lightning II atau Joint Strike Fighter adalah pesawat tempur generasi ke 5, produksi kerjasama Lockheed Martin, Northrop Grumman, dan BAE Systems.  Pesawat ini adalah pesawat tempur berkursi tunggal, bermesin tunggal, yang dapat melakukan banyak fungsi, antara lain pertempuran udara-ke-udara, dukungan udara jarak dekat, serangan ke permukaan, dan pengeboman taktis.

Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh F-35 adalah kemampuan pengoperasian serangan dari darat dan laut karena memiliki kemampuan untuk terbang dan mendarat secara vertikal. Oleh karena itu, untuk memulai penerbangan, pesawat ini hanya membutuhkan space sedikit untuk terbang ke atas.

Performa pesawat ini cukup fantastis, dimana dia mampu terbang dengan kecepatan 1,119 mph atau setara dengan 1,809 km/jam. Ia dapat membawa muatan setara dengan 6803 kg dan memiliki jangkauan penerbangan sejauh 900 mil atau setara dengan 1,448.4 km untuk sekali terbang. Meskipun memiliki kecepatan yang luar biasa, pesawat ini tetap bisa digunakan untuk meliuk-liuk dengan sangat mudah sesuai dengan kehendak pilotnya

Helm Pilot F-35Pesawat tempur ini dilengkapi berbagai sensor untuk mendeteksi musuh dan menghindari serangan musuh. Kokpit dilengkapi dengan sistem komputer yang berisi 8.6 juta baris kode dengan dua layar penuh sehingga dapat mengumpulkan informasi dari angkasa luar, darat dan pesawat lain, dan kemudian mengirimkannya ke para komandan di darat.  Jet tempur ini juga dilengkapi dengan teknologi penghindaran tabrakan yang disebut dengan Air-Ground Collision Avoidance System, atau AGCAS yang mampu mengidentifikasi dan menghindari objek-objek tanah seperti bangunan di dekatnya, gunung atau medan yang berbahaya. Pilot F-35 diwajibkan menggunakan helm yang cukup canggih yang dilengkapi dengan layar cekung untuk menampilkan informasi penting mengenai ketinggian, navigasi, gambar dari enam kamera infra merah yang dipasang di kulit pesawat. 

Pesawat ini didukung menggunakan pengenal suara juga. Bahkan, F-35 didukung oleh lebih banyak baris kode daripada yang dibutuhkan untuk meluncurkan Space Shuttle. Di arena pertempuran yang semakin menantang, Sistem Penargetan Elektro-Optik F-35 (EOTS) memberikan kemampuan penargetan udara-ke-udara dan udara-ke-darat yang tepat kepada pilot. Sistem ini memungkinkan awak pesawat untuk mengidentifikasi area yang diminati, melakukan pengintaian dan secara tepat memberikan senjata laser dan GPS

Untuk persenjataan, Lockheed Martin menyiapkan rudal hipersonik atau rudal dengan kecepatan lima kali kecepatan suara untuk dipasangkan pada jet tempur ini.  Rencananya, ada dua rudal hipersonik terpasang masing-masing pada bawah sayap jet tempur siluman ini.



Spesifikasi F-35
Kru                  : 1
Panjang           : 51.4 ft
Rentang sayap : 35 ft
Tinggi              : 14.2 ft
Luas sayap       : 460 ft²,
Berat kosong    : 29,300 lb
Berat isi            : 44,400 lb
Berat maksimum  : 70,000 lb
Mesin                 : 1 × Pratt & Whitney F135 afterburning turbofan

Kinerja F-35
Laju maksimum: Mach 1.67 (1,283 mph, 2,065 km/h)
Jangkauan: 1,200 nmi on internal fuel
Radius tempur: 610 nmi (1,110 km) on internal fuel
Langit-langit batas: 60,000 ft
Laju tanjak: classified
Beban sayap: 91.4 lb/ft²
Dorongan/berat:
With full fuel:0.84;
With 50% fuel:1.04 B:
g-Limits: 9 g

Persenjataan F-35
Senjata api: 1 × GAU-22/A 25 mm (0.984 in) cannon  internally with 180 rounds group="nb">fitted as an external pod with 220 rounds in the F-35B and F-35C
Titik keras: 6× external pylons on wings dengan kapasitas 15,000 lb (6,800 kg) and 2× internal bays with 2 pylons each for a total weapons payload of 18,000 lb dengan izin untuk mengangkut:
Rudal:
    Air-to-air: AIM-120 AMRAAM, AIM-132 ASRAAM, AIM-9X Sidewinder
    Air-to-ground: AGM-154 JSOW, AGM-158 JASSM
Bom:
    Mark 84, Mark 83 and Mark 82 GP bombs
    Mk.20 Rockeye II cluster bomb
   Wind Corrected Munitions Dispenser capable
   Paveway-series laser-guided bombs
   Small Diameter Bomb (SDB)
   JDAM-series
   A future nuclear weapon
 
.

Share:

Selasa, 02 Juli 2019

Polikarpov R-5

POLIKARPOV R-5

 

Polikarpov R-5
Polikarpov R-5 adalah pesawat intai dan light bomber buatan Uni Soviet yang terbang pertama kali pada tahun 1928. Walaupun masih menggunakan desain biplane dengan sebagian besar badan pesawat terbuat terbuat dari kayu dan kain, Polikarpov R-5 banyak digunakan dalam Perang Dunia II dengan hasil yang tidak mengecewakan.

Pesawat ini pertama kali digunakan dalam pertempuran ketika digunakan oleh sukarelawan pihak Republik dalam Perang Saudara Spanyol tahun 1937. Kemudian pesawat ini digunakan dalam perang perbatasan Uni Soviet dengan Jepang di tahun 1939 dan selanjutnya ikut mendukung serbuan Uni Soviet ke Polandia. R-5 juga terlibat dalam perang musim dingin tahun 1939-1940 ketika Uni Soviet melakukan invasi ke Finlandia. Sejumlah pesawat ini kemudian berhasil direbut oleh AU Finlandia dan digunakan oleh Finlandia sampai dengan tahun 1945.

Polikarpov R-5Polikarpov R-5 juga banyak digunakan dalam pertempuran melawan serbuan pasukan Jerman ke Uni Soviet, terutama untuk melakukan misi-misi pemboman di malam hari seperti yang dilakukan oleh skadron-skadron Polikarpov Po-2. Angkatan Udara Uni Soviet sendiri menghentikan operasional Polikarpov Po R-5 pada akhir tahun 1944, sementara varian sipil dari R-5 masih digunakan oleh maskapai penerbangan Aerofolt sampai Perang Dunia II berakhir.

Specifications :
Crew : 2
Length : 10.56 m
Wingspan : 15.50 m
Height : 3.25 m
Empty weight : 1,969 kg
Loaded weight : 3,247 kg
Powerplant : 1 x 680 hp Mikulin M-17B radial engine
Maximum speed : 228 km/h
Range : 800 km
Ceiling : 6,400 m
Armament : 2 x 7.62mm machine guns and up to 250 kg of bombs

Polikarpov R-5

Share:

Senin, 24 Juni 2019

Moeffreni Moe'min (seri 2)

Moeffreni Moe'min (seri 2)
Komandan yang Tak Terlupakan

Seiring berjaannya waktu, BKR Jakarta selanjutanya diubah menjadi TKR Resimen V Jakarta.  Moeffreni Moe’min selanjutnya diangkat menjadi  komandan Resimen V dengan pangkat Letnan Kolonel.  Sejak kedatangan tentara sekutu, kondisi di Jakarta sering terjadi bentrok antara rakyat dan/atau BKR dengan tentara NICA. Oleh krena itu, Berdasarkan kesepakatan pemerintah republik dengan sekutu, mulai 19 November 1945 Jakarta harus dijadikan kota diplomasi dengan garis demarkasi di Kali Cakung. Kondisi tersebut membuat Moe’min bersama pasukannya harus mengosongkan markas lamanya untuk berpindah markas ke daerah Cikampek. 

Disinilah kepiaiannya terbukti setelah berhasil membangun koordinasi yang kompak antara tentara dengan lasykar di front Jakarta Timur. Adapun kelompok pemuda dan laskar yang berada dalam koordinasi pasukan Moe’min antara lain: Laskar Matmuin Hasibuan di Marunda & Tanjung Priok, di Klender di bawah Haji Darip, di Babelan di bawah K.H. Noer Alie, Laskar Acoma di Cikarang & Tambun, banyak lagi.

Demi mengacaukan kedudukan Nica/ Belanda, Moeffreni beserta anak buahnya yang didukung oleh rakyat melakukan penghadangan atau penyerangan pos2 tentara NICA di Jakarta. Tak pelak kondisi tersebut menjadikan Jakarta sebagai sebuah front pertempuran yang memakan banyak korban. Salah satu pertempuran yang terjadi adalah peristiwa pada  tanggal 17 Oktober 1945 saat serdadu NICA membakar ratusan rumah di desa Cibening dan Cakun. 

Pada saat itu, Moeffreni yang masih berusia 24 tahun dikenal sebagai seorang perwira yang tegas, ak mengenal sikap kompromi dan tawar menawar. Beberapa tokoh yang ada di pemerintah pusat bahkan sempat memberinya julukan sebagai seorang yang memiliki kepala batu. Salah satu peristiwa yang banyak diingat oleh masyarakat pada saat itu ketika tentara sekutu yang dibonceng Nica melakukan pengawalan kereta api berisi Amunisi dan logistik untuk dibawa ke Bandung.  

Begitu berada di daerah kekuasaan Moeffreni tepatnya di daerah Dawuan, kereta api tersebut dicegat dan diserang yang mengakibatkan banyak pasukan sekutu/ Nica menjadi korban, bahkan beberapa tentara tersebut ada yang ditawan. Selain itu barang-barang yang berada dalam jereta juga dirampas para pejuang. 

Mendengar peristiwa itu, pimpinan tentara Sekutu yang berada di Jakarta marah-marah dan menghubungi para pejabat Indonesia dan memberi ultimatum untuk membebaskan tawanan dan mengembalikan barang rampasan perang.  Bahkan pada saat itu,  Menteri Pertahanan Amir Sjarifoeddin sampai menelepon dan meminta Moeffreni agar mengembalikan  hasil rampasan dalam pertempuran di Dawuan kepada Inggris.

“Maaf Pak, saya tidak dapat melaksanakan perintah itu,” ujar Moeffreni

“Tapi kalau tidak dilakukan, Cikampek akan dibom oleh mereka,” tukas Amir.

“Saya sudah memperhitungkannya, Pak. Di sini tiap hari telah dibom oleh mereka. bahkan hingga Tambun,” ungkap Moeffreni.

Amir Sjarifoeddin pun tak bisa berkata-kata apa lagi 

(buku Jakarta-Karawang-Bekasi dalam Gejolak Revolusi karya Dien Majid dan Darmiati)

Letkol Moeffreni kemudian dipercaya mengomandani Resimen XII Cirebon, menggantikan Kolonel Soesalit Djojohadiningrat (putra RA Kartini). Salah satu tugas beratnya adalah mengamankan berlangsung perundingan antara pihak Indonesia dengan Belanda di Linggajati dari 11-15 November 1946. Pada tanggal 21 Juni 1946, Moeffreni melepas masa lajangnya di usia 26 tahun di Cirebon  dengan menikahi Elly Koesmaningsih. Elly sendiri adalah seorang putri Wedana Cirebon yang bernama Moehammad Sidik

Pada bulan April 1947, Kolonel A.H. Nasution  atasannya menugaskan Moeffreni untuk menjabat sebagai Direktur Latihan Pendidikan Perwira Divisi Siliwangi di Ngamplang Garut. Namun, pada saat militer Belanda menyerang Garut pada Juli 1947, Moeffreni tertangkap dan menjadi tawanan perang di pulau Nusakambangan.

Setelah tiga tahun menjadi tahanan perang Belanda, akhirnya Moeffreni dibebaskan di awal tahun 1950, dalam rangka implementasi pengakuan kedaulatan Republik Indonesia Serikat (RIS) 27 Desember 1949. Setelah pembebasannya, dia langsung ditugaskan sebagai kepala staf Resimen Bogor. Selanjutnya beliau di angkat sebagai “plt” Gubernur Militer di Bandung dan kemudian di tarik ke Markas Besar Angkatan Darat (MBAD) sebagai Asisten Subsistensi/ Wakil Asisten V Kepala Staf Teritorial TNI AD.

MoeffreniTahun 1957, dia kemudian mengajukan pengunduran diri dari dunia militer dengan alasan kesehatan. Pasca pengunduran dirinya, selanjutnya aktif dalam dunia politik dan pernah menduduki jabatan sebagai wakil rakyat. Tercatat dia pernah terpilih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta dan berlanjut hingga akhirnya menjadi anggota MPR RI  dari Fraksi ABRI. 

Moeffreni Moe’min
  meninggal di Rumah Sakit Pertamina Jakarta pada 27 Juni 1996 dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta sesuai dengan wasiat terakhirnya. Demi mengingat jasa-jasanya saat ini tokoh masyarakat dan pemerintah daerah DKI Jakarta sedang mengajukan namanya untuk dijadikan sebagai Pahlawan Nasional. Sebuah gelar yang layak untuk disematkan terhadap seorang pejuang yang benar-benar berpengaruh dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI.
Share:

Senin, 17 Juni 2019

Moeffreni Moe'min

Moeffreni Moe'min
Pejuang Pemberani dari Betawi


Moeffreni Moe'min
Letnan Kolonel Moeffreni Moe'min(Kiri)
Moeffreni Moe’min  lahir tanggal 12 Februari  1921 di Rangkasbitung merupakan anak dari Moehammad Moe’min, seorang mantan wedana asli Betawi kelahiran Kwitang. Sejak remaja Moeffreni aktif dalam organisasi Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI), yang merupakan cikal bakal gerakan Pramuka di Indonesia, sebagai hoofd Redactur majalah pandu Jakarta. Dari pekerjaannya itu Moeffreni mengetahui pembentukan Seinen Dojo (Barisan Pemuda) di zaman Jepang. Ikutlah Moeffreni pelatihan khusus untuk pemuda terpelajar itu di Tangerang.

 Moeffreni merupakan angkatan pertama di Seinen Dojo (Balai Pendidikan Pemuda) Tangerang pada 1943. Bersama dengan para pemuda yang kelak menjadi  para tokoh militer Indonesia seperti Supriyadi, Daan Mogot, Jono Suweno dan Kemal Idris dia dilatih selama enam bulan. 

Selanjutnya, pemuda yang dikenal tegas dan pemberani ini melanjutkan pendidikan Perwira PETA (Pembela Tanah Air) di Boei Gyugun Kanbu Rensentai Bogor. Lepas Boei Gyugun Kanbu Resentai, dia kemudian didapuk melatih calon instruktur PETA. Di sinilah dia berkenalan dengan pemuda Soeharto yang merupakan salah satu peserta pendidikan tersebut. Selesai engikuti pelatihan tersebut, selanjutnya dia diberi tugas untuk  Moeffreni mengikuti pendidikan Renseitai di Cimahi dan Redentai (intelejen) di Magelang. Dalam pelatihan intelijen di Magelang itu Moeffreni mengikat persahabatan dengan Sarwo Edhie, Zulkifli Lubis, dan Ahmad Yani

Sebagai pemuda Betawi ssli, Moeffreni pun banyak memiliki kenalan dan  jaringan dengan para jagoan dan jawara Jakarta seperti Haji Darip, Panji dan tokoh-tokoh terkemuka lainnya. Kondisi tersebut yang kemudian memudahkan langkahnya ketika membentuk BKR (Badan Keamanan Rakyat) Jakarta bersama kawan-kawannya yang tergabung daalam Pemuda Menteng 31  dan Prapatan 10. BKR Jakarta tersebut memiliki markas di Jalan Cilacap dan menjadikan kawasan di sekitarnya seperti sekitar Tanah Abang, Dukuh Sawah sekarang Jalan M.H. Thamrin, Karet Kubur dan Salemba sebagai daerah teritorialnya. 

Sebagai Panglima BKR Jakarta yang pernah mengenyam pendidikan perwira, Moeffreni membagi-bagi kesatuan-kesatuannya berdasarkan sektor, seperti Jakarta Pusat (dipimpin Sadikin dan Soedarsono, Jakarta Utara (Martadinata dan M Hasibuan), Jakarta Selatan, Jakarta Timur (Sambas Atmadinata dan Sanusi Wirasuminta) dan Jakarta Barat. Selain itu, dibentuk pula satuan-satuan kecil di tiap kewedanan.

Letnan Kolonel Moeffreni Moe'min
Moeffreni Moe'min (tanda merah) ketika mengawal Bung Karno
Ketika berlangsung rapat besar di Lapangan Ikada (Ikatan Atletik Djakarta) yang sekarang berubah menjadi Lapangan Monas,  Moefreni yang saat itu menjadi Ketua Badan Keamanan Rakyat (BKR) Jakarta  diberi tugas untuk mengawal Soekarno bersama ajudan Presiden, perwira Polisi Istimewa Mangil Martowidjojo. Moeffreni mengawal Bung Karno sejak dari saat dijemput di mobil, berjalan ke podium untuk pidato singkat, sampai kembali lagi ke mobil.  Untuk menjaga keselamatan Presiden RI yang pertama tersebut, dia menaruh dua buah dinamit di jas dan menyelipkan sebuah pistol di pinggangnya. Dia sendiri yang turun tangan untuk pasang badan demi menjaga Bung Karno, Bung Hatta, serta anggota kabinet yang dijemput oleh Soebijanto Djojohadikoesoemo (selama rapat Ikada)
Dan berdasarkan penelusuran terhadap beberapa sejarah, ternyata peranan Moeffreni Moe’min cukup vital dalam rapat yang dihadiri 250.000 orang tersebut karena berposisi sebagai ketua panitia. Berbagai upaya dia lakukan demi kelangsungan dan keberhasilan rapat tersebut. Bahkan sebelum rapat di mulai, dia harus  mendatangi para  perwira tinggi Jepang di kantor Guiseikanbu untuk agar jangan terjadi pertumpahan darah. 

Dan setelah adanya rapat akbar yang terbilang sukses tersebut, karir  Moeffreni Moe’min  di bidang militer mulai diperhitungkan.

Bersambung ke bagian 2

Share:

Selasa, 11 Juni 2019

SD.KF.Z231 Panser Legendaris Jerman

 SD.KF.Z231 
Panser Legendaris Jerman
 
 
 
Panser SD.KF.Z231
Panser yang dibuat dengan menggunakan sasis truk taktis 6-roda sebagai dasarnya ini dobuat oleh Wa Prüf 6 - Panzer- und Motorisierung sabteilung (Kantor Desain Otomotif Waffenamt). Kantor desain ini sendiri mendapat pesanan dari  Reichswehr (Angkatan Bersenjata Jerman sebelum Wehrmacht) untuk mulai membangun kendaraan pengintai lapis baja .

Setelah melalui berbagai riset dan uji coba, akhirnya jadilah "keluarga" kendaraan pengintai berat Sd.Kfz.231, Sd.Kfz.232, dan Sd.Kfz.263. Kendaraan produksi pertengahan - seperti halnya Sd.Kfz.231 di atas – ini dilengkapi dengan senapan mesin yang dipasang di sebelah kanan kanon utama. 

Kendaraan ini juga mempunyai rol penggulung kecil di bagian depan bawah sebagai pencegah manakala dia tersangkut tak bisa bergerak ketika masuk ke parit - sama fungsinya seperti penggulung di M3A1 milik Amerika Serikat. Di bagian tengah bawah juga dipasang alat rol yang sama untuk mencegah tersangkut di puncak tanjakan saat menempuh jalur off-road.

Rangka berbentuk bendera di bagian spatbor kendaraan yang berada di depan berguna sebagai dudukan panji warna. Panji warna semacam ini biasanya dipakai saat berlangsungnya latihan perang-perangan.Sd.Kfz.231 didesain untuk mampu menangkal peluru dibawah kaliber 8mm sampai jarak 30m, sementara mesin di bagian samping dan belakangnya dilindungi lapisan baja sampai setebal 10mm (bagian depan, samping dan belakang lainnya berketebalan 8mm, sementara atap dan dek belakang 5mm). 

Panser SD.KF.Z231 JermanDisini kita melihat kendaraan Schwerer Panzerspähwagen produksi akhir, dimana lampu penanda beloknya telah dipindahkan ke bagian fender dan rel pelindungnya ditiadakan. Sd.Kfz.231 di atas dilengkapi dengan penangkal asap yang mulai ditambahkan dari sejak awal tahun 1942. Seri Sd.Kfz.231 mempunyai awak 4 orang, kecepatan sampai 85km/jam, serta setir unik di depan dan belakang yang memampukannya jalan maju dan atret (mundur) dengan kecepatan yang sama! Kubah yang dapat diputar penuh dilengkapi dengan senapan mesin MG 34 7,92mm serta meriam kecil 20mm. 

Pada awalnya, sebuah KwK30 ikut dipasang juga, tapi kemudian digantikan oleh KwK38 bulan Juli 1942. Hal ini menambah rate tembakannya dari 280 peluru menjadi 450 peluru/menit, yang dapat dipakai membabat pasukan infanteri lawan sampai jarak 1200 meter dan juga kendaraan tempur sampai jarak 600-1000 meter.

Share:

Support